Ahli Geologi yang Memetakan Masa Lalu Bumi Sebelum Evolusi Menjadi Arus Utama

12

Jean-Baptiste-Julien d’Omalius d’Halloy tidak hanya mempelajari batuan. Dia memetakan sejarah mendalam bumi ketika sebagian besar Eropa masih memperdebatkan apakah spesies berubah seiring berjalannya waktu. Dilahirkan di Liège pada tahun 1783, dia meninggal di Brussels hampir satu abad kemudian. Namun pengaruhnya jauh melampaui masa-masa tersebut.

Dia adalah pendukung awal evolusi. Sebuah fakta yang sering terkubur di balik resume politiknya.

Orang tuanya menginginkan kehidupan yang stabil untuknya. Mereka tidak peduli dengan geologi. Mereka peduli dengan uang dan status. D’Omalius mengabaikan mereka. Dia memiliki penghasilan mandiri. Kebebasan itu memungkinkannya mengejar obsesinya terhadap lapisan bumi sementara rekan-rekannya sibuk dengan karier yang lebih konvensional.

Pada tahun 1808, dia sudah menerbitkan bukunya. Makalahnya di Journal desmines berjudul Essai sur la géologie du Nord de la France bukan sekadar omong kosong akademis. Ini adalah upaya serius untuk memahami lanskap Prancis bagian utara. Hal ini menunjukkan bahwa ia menganggap geologi sebagai ilmu yang sistematis, bukan sekedar hobi bagi orang-orang amatir yang kaya.

Politik sebagai Pengalih perhatian? Tidak terlalu.

Ayahnya tidak yakin. Dia malah mendorong putranya ke dunia politik. D’Omalius menurutinya, tapi hanya sebagian. Ia menjadi walikota Skeuvre pada tahun 1807. Kemudian, ia menjabat sebagai gubernur provinsi Namur dari tahun 1815 hingga 1830. Ia bahkan masuk senat Belgia pada tahun 1848.

Apakah ini mengalihkan perhatiannya dari ilmunya? Hampir tidak.

Pekerjaan politiknya membuatnya tetap terhubung dengan struktur kekuasaan saat itu. Ini memberinya akses ke sumber daya dan jaringan yang membantu penelitiannya. Ia menjadi anggota aktif Akademi Ilmu Pengetahuan Belgia pada tahun 1816. Ia menjabat sebagai presidennya sebanyak tiga kali. Dia juga memimpin Geological Society of France pada tahun 1852. Ini bukanlah gelar kehormatan. Mereka adalah peran kepemimpinan dalam komunitas yang menentukan geologi modern.

Memetakan Karbon

Jadi, apa sebenarnya yang dia lakukan?

Dia adalah pionir di provinsi Rhine dan Belgia. Secara khusus, dia mengerjakan Stratigrafi Karbon. Itu seteguk. Secara sederhana berarti dia mengetahui urutan dan hubungan lapisan batuan dari zaman Karbon dan lain-lain. Ini adalah kerja keras. Batu-batu itu sudah tua. Buktinya terfragmentasi.

Ia juga mempelajari endapan Paleogen dan Neogen di Cekungan Paris. Ini adalah lapisan yang lebih muda, lebih dekat ke permukaan. Namun terobosan sebenarnya datang dari hal-hal yang lebih tua.

Dia memastikan luasnya strata Kapur. Dan beberapa batuan bahkan lebih tua. Yang terpenting, dia melakukan sesuatu yang belum pernah dilakukan orang lain sebelumnya. Dia menggambarkan lapisan-lapisan ini pada peta. Peta tahun 1817 jelas. Itu akurat. Ini menunjukkan sejarah geologi wilayah tersebut dengan cara yang tidak dapat disangkal secara visual.

Ini adalah pemikiran evolusioner awal dalam praktiknya. Dengan menunjukkan bagaimana lapisan-lapisan berubah seiring berjalannya waktu, ia secara implisit menyatakan bahwa bumi itu sendiri mempunyai sejarah. Sejarah itu panjang. Itu rumit. Dan itu tidak statis.

Orang Tua Arkeologi

Dia tidak berhenti ketika dia menjadi tua. Faktanya, dia menjadi lebih baik.