додому Berita dan Artikel Terbaru Ambisi Bulan NASA Menghadapi Kemunduran karena Penundaan Pakaian Luar Angkasa Mengancam Garis...

Ambisi Bulan NASA Menghadapi Kemunduran karena Penundaan Pakaian Luar Angkasa Mengancam Garis Waktu Artemis

Program Artemis yang ambisius, yang merupakan peta jalan NASA untuk mengembalikan manusia ke permukaan bulan, menghadapi rintangan yang signifikan. Audit baru-baru ini yang dilakukan oleh Kantor Inspektur Jenderal NASA (OIG) memperingatkan bahwa penundaan dalam pengembangan pakaian antariksa generasi mendatang dapat menunda pendaratan di bulan lebih dari tiga tahun, dan berpotensi menunda demonstrasi hingga 2031.

Penundaan ini merupakan inti dari misi Artemis, yang saat ini bertujuan untuk mendaratkan astronot di Bulan pada tahun 2028.

Kebutuhan Penting akan Teknologi Baru

Eksplorasi luar angkasa membutuhkan lebih dari sekedar roket yang kuat; hal ini membutuhkan “pesawat ruang angkasa pribadi” yang dipakai para astronot. Persediaan NASA saat ini tidak lagi mencukupi untuk eksplorasi ruang angkasa modern:

  • Era Apollo Telah Berakhir: Pakaian yang digunakan selama misi Apollo berusia puluhan tahun dan disesuaikan untuk individu tertentu. Mereka tidak memiliki daya tahan dan fungsionalitas canggih yang diperlukan untuk eksplorasi bulan jangka panjang.
  • Risiko Keselamatan di ISS: Unit Mobilitas Ekstravehicular (EMU) yang saat ini digunakan untuk berjalan di luar angkasa Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) sudah semakin tua. Didesain pada era Pesawat Ulang-alik, helm ini belum pernah mengalami desain ulang besar-besaran dalam 20 tahun terakhir dan memiliki kelemahan kritis, termasuk masalah regulasi termal dan kebocoran air ke dalam helm.

Tanpa pakaian yang fungsional, aman, dan modern, NASA tidak dapat melanjutkan misi Artemis IV dan V yang direncanakan.

Ketergantungan Aksioma

Strategi NASA telah memberikan beban berat pada satu penyedia: Axiom Space. Menyusul keputusan Collins Aerospace untuk menarik diri dari kontraknya pada tahun 2024 karena kesulitan penjadwalan, Axiom menjadi satu-satunya kontraktor yang ditugaskan untuk mengembangkan dua jenis pakaian berbeda—satu untuk ISS dan satu lagi untuk pendaratan di bulan.

Laporan OIG menyoroti beberapa masalah sistemik yang berkontribusi terhadap kemacetan saat ini:
1. Penjadwalan yang Terlalu Optimis: Audit tersebut menggambarkan jadwal awal NASA sebagai “tidak realistis”, karena kedua program tersebut sudah terlambat setidaknya 18 bulan dari jadwal.
2. Rintangan Akuisisi: Laporan tersebut menunjukkan bahwa strategi pengadaan NASA secara tidak sengaja telah menghambat keberhasilan kontraktornya.
3. Kompleksitas Integrasi: Pakaian baru harus berkomunikasi secara lancar dengan sistem bulan yang kompleks, termasuk Sistem Pendaratan Manusia yang sedang dikembangkan oleh SpaceX dan Blue Origin, yang juga menghadapi penundaan pengembangannya sendiri.

Perlombaan Luar Angkasa dengan Taruhan Tinggi

Implikasi dari penundaan ini tidak hanya berdampak pada logistik teknis; mereka sangat geopolitik.

Perlombaan untuk mencapai Bulan telah memasuki era baru, dimana Amerika Serikat dan Tiongkok sama-sama bertujuan untuk membangun kehadiran permanen di Kutub Selatan bulan. Tiongkok telah menargetkan pendaratan berawak di bulan sebelum tahun 2030. Jika penundaan yang dilakukan NASA terus berlanjut dan mendorong kemampuan mereka hingga tahun 2031, AS berisiko kehilangan daya saingnya dalam perlombaan antariksa baru.

Melihat ke Depan

Meskipun Axiom Space tetap berkomitmen pada tujuan tahun 2028, laporan OIG menunjukkan bahwa NASA mungkin terpaksa menyesuaikan garis waktu Artemis secara signifikan jika pencapaian produksi tidak tercapai. Untuk memitigasi risiko ini, NASA saat ini:
– Mengidentifikasi potensi kerentanan rantai pasokan.
– Meningkatkan frekuensi dan ketelitian pengujian pakaian antariksa.
– Memantau pesaing baru lainnya, seperti SpaceX, yang pada akhirnya mungkin mengajukan penawaran untuk kontrak serupa.

Kesimpulan: Keberhasilan program Artemis sangat bergantung pada teknik tekstil canggih dan juga ilmu roket. Kecuali jika NASA dapat menyelesaikan penundaan pengembangan dengan Axiom Space, impian akan kehadiran manusia yang berkelanjutan di Bulan mungkin akan tertunda selama beberapa tahun, sehingga berpotensi mengalihkan keunggulan Bulan ke pesaing internasional.

Exit mobile version